Main
Registration
Login
Monday
23 October 2017
8:43 AM
Welcome Guest | RSS
Nihongo Studio
「日本語 スタジオ」


Site menu

Login form

Section categories
Serba-Serbi Jepang [21]
Artikel Pelajaran Bahasa Jepang [3]

Search







 Publisher 
Main » Articles » Serba-Serbi Jepang

Hina Matsuri

Hina Matsuri


Hina-matsuri adalah sebuah acara perayaan/ selamatan tradisional bagi anak perempuan yang dirayakan setiap tanggal 3 Maret.
Pada acara hina-matsuri masa kini, biasanya masyarakat memajang Hina Ningyo boneka Hina Matsuri) , bersama dengan sajian bunga Momo (pear) atau makanan dan minuman tradisional seperti Siro-zake (sake putih) , Hina-Arare (semacam kue manis kering), Hishi-mochi (semacam kue ketan).

Hina Ningyo berjumlah banyak dan diletakkan pada tangga bertingkat bernama Dankazari bersama replika perabotan diatas alas kain. Merah adalah warna yang dianggap paling mewah dan indah selain harganya pun memang tinggi namun tetap
diminati para keluarga yang mempunyai anak perempuan dengan harapan agar mereka dapat tumbuh sehat.

Belakangan ini acara Hina-matsuri pun mulai dipengaruhi budaya barat, misalnya dengan adanya penyajian cake barat di samping makanan tradisonal.



Sejarah Hina Matsuri

Sejarah Hina Matsuri sangat panjang dan menjadi salah satu acara tradisional yang hingga saat ini masih tetap dirayakan oleh masyarakat Jepang.

Awal mula tradisi Hina Matsuri berawal sejak masa Heian (Sekitar 1200 tahun yang lalu ). Masyarakat Jepang saat itu melakukan acara Misogi untuk mensucikan diri dari berbagai penyakit, kesialan, atau dosa dengan cara melarung boneka yang terbuat dari dibuat dari rumput atau dari kertas ke sungai. (Nagashi Bina)

Adapula permainan para putri keluarga aristokrat menghiasi boneka dan replika perabot rumah tangga yang terbuat dari kertas bernama Hiina Matsuri.

Akhirnya kegiatan Hiina Matsuri berpadu dengan ritual Nagashi Bina dan setelah melewati kurun waktu yang cukup lama, menjadi Hina Matsuri yang kita kenal dan dirayakan di seluruh Jepang satt ini.


Boneka Hina Ningyo

Boneka Hina Ningyo adalah hiasan pokok pada acara Hina Matsuri. Boneka-boneka ini pada awalnya terbuat dari rumput atau pun kertas, Saat ini boneka yang populer adalah boneka yang mewah dan indah.

Hina Ningyo yang paling disukai adalah yang boneka yang disusun bertingkat. Hina Ningyo seperti ini sudah ditemukan saat zaman Edo (Abad 18), terdiri dari susunan beberapa boneka menyerupai manusia dan perabotnya.

Ada beragam jumlah susunan Hina Ningyo ; 3 tingkat, 5 tingkat atau 7 tingkat.
Hina Ningyo bertingkat 5 atau 7 biasanya terdiri dari sepasang laki-laki dan perumpuan sebagai Kaisar dan Permaisuri, 3 wanita pendamping, 5 pemusik, masing-masing memiliki alat musik, para satria, dan 3 orang pembantu.





(Sumber : www.jpf.or.id)
Category: Serba-Serbi Jepang | Added by: broJEKI (14 December 2011)
Views: 789 | Rating: 5.0/1
Total comments: 0
Only registered users can add comments.
[ Registration | Login ]

Polling
Setujukah Anda dengan adanya Ujian Praktek Bahasa Jepang??
Total of answers: 79

Tag Board
200

Site friends
  • Create your own site

  • Statistics

    Total online: 1
    Guests: 1
    Users: 0
     
    Copyright © 2017 bJ studio                                                              Managed by broJEKI